Bank swasta diberikan kesempatan oleh DJP untuk memberikan pelayanan pembuatan NPWP, berikut penjelasannya.

Bank swasta diberikan kesempatan  oleh DJP untuk memberikan pelayanan pembuatan NPWP, berikut penjelasannya.
Sumber : Pajak.go.id

Bank swasta diberikan kesempatan oleh DJP untuk memberikan pelayanan pembuatan NPWP, berikut penjelasannya.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan administrasi perpajakan di Indonesia, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak kini memberikan kesempatan bagi bank swasta untuk bisa menjadi tempat bagi wajib pajak yang akan membuat NPWP.

Hestu Yoga Saksama menambahkan bahwa bank swasta dan bank milik (PEMDA) bisa turut serta dalam pelayanan pembuatan NPWP. “kami sangat membuka diri apabila bank-bank diluar himpunan Bank Milik Negara juga berpartisipasi untuk memberikan layanan pendaftaran NPWP juga dapat melakukan validasi NPWP”. Ujarnya Rabu (13/8/2020).

Beliau yang juga menjabat sebagai Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan HUMAS DJP juga mengatakan dengan semakin bertambahnya bank yang bermitra dengan DJP, maka pelayanan administrasi perpajakan kepada masyarakat juga akan semakin lebih baik.

Adapun saat ini, pembuatan NPWP di perbankan baru akan dilayani di bank anggota himpunan Bank Milik Negara. Layanan validasi dan pembuatan NPWP bagi wajib pajak ataupun calon wajib pajak secara online tersebut akan dimulai pada tanggal 17 Agustus 2020, bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75.

Diharapkan dengan adanya integrasi layanan ini dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan validasi NPWP. Kini sudah ada 4 bank milik pemerintah yang sudah menyediakan aplikasi e-registrasi NPWP yang bisa diakses oleh nasabah, yaitu Bank mandiri dengan aplikasi Mandiri Pajakku, BRI memberikan layanan pajak melalui internet Banking BRI, BTN melalui layanan Tax Portal, dan BNI melalui layanan berbasis web dengan nama BNI ASP.