Cara Pembayaran BPHTB ONLINE Tepat digunakan pada saat Pandemi Covid-19

Cara Pembayaran  BPHTB ONLINE Tepat digunakan pada saat Pandemi Covid-19
DDTCNews

Banyaknya informasi yang didapatkan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang mencatat penerimaan pajak dari pajak bumi dan bangunan pada saat ini ternyata mengalami penurunan yang cukup drastis secara bulanan akibat pandemi virus Covid-19. Seperti yang dikatakan oleh Indri Sari Yuniandri selaku Kepala Bidang Pajak Daerah 1 Bapenda Kota Tangsel "Penurunan penerimaan terjadi pada pajak bumi bangunan (PBB) dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Kini wajib pajak yang sudah membayar pajak PBB dan BPHTB hingga Mei 2020 masih rendah ketimbang jumlah wajib pajak yang terdaftar untuk membayar PBB dan BPHTB di Kota Tangerang Selatan (Tangsel)."

Perlu diketahui Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sendiri yaitu suatu kewajiban yang dikenakan untuk semua transaksi properti. Besarnya tarif dari pajak BPHTB ditiap daerah itu berbeda-beda, tarif yang paling besar kini berada di angka 5%.
 
Kemudian, saat pandemi Covid-19 terntu pemerintah semakin mengandalkan seluruh pembayaran pajak secara online agar memudahkan para wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Ini cara mudah untuk membayar pajak dengan menggunakan BPHTB online, cara ini juga akan membuat para wajib pajak bisa membayar pajaknya tanpa antre.
 
Contoh menggunakan Website BPHTB Online Jakarta :

  1. Masuk pada laman www.pajakonline.jakarta.go.id/login
  2. Klik menu BPHTB
  3. Masukan Nomor Objek Pajak (NOP) PBB
  4. Apabila tidak memiliki tunggakan maka anda dapat langsung mengisi Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) BPHTB dan berkas lainnya. Lalu unggah berkas tersebut.
  5. Kemudian setelah selesai mengunggah, petugas akan mengecek kelengkapan berkas dan SSPD BPHTB. Apabila telah lengkap maka mereka akan mengirimkan kode bayar
  6. Setelah kode bayar diberikan, wajib pajak membayar sejumlah pajak BPHTB tersebut
  7. Kemudian wajib pajak/PPAT dapat mengunggah dokumen AJB yang telah ditandatangani
  8. Wajib pajak akan mendapatkan One Time Password (OTP)
  9. Kemudian dari Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) akan menandatangani SSPD BPHTB
  10. SSPD BPHTB dapat dicetak sebagai tanda bahwa Anda telah membayar pajak BPHTP tersebut.