Penambahan Diskon Angsuran PPh Pasal 25 Dari 30% Menjadi 50%

Penambahan Diskon Angsuran PPh Pasal 25 Dari 30% Menjadi 50%

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Direktorat Jendral Pajak (DJP) dalam hal ini menambah potongan angsuran pajak penghasilan pasal 25 untuk wajib pajak yang bergerak pada 1.013 bidang usaha tertentu, untuk perusahaan yang mendapat fasilitas kemudahan impor dengan tujuan ekspor, dan perusahaan di kawasan berikat. Dimana sebelumnya pengurangan  pajak penghasilan pasal 25 tersebut hanya sebesar 30% dan sekarang pengurangannya menjadi sebesar 50% dari total angsuran yang seharusnya terutang.

Prosesdur untuk mendapatkan tambahan pengurangan itu sendiri sama seperti stimulus pajak yang lainnya, sangat sederhana dan mudah yaitu wajib pajak hanya cukup menyampaikan pemberitahuan secara online pada situs web resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP)  www.pajak.go.id, dan itu disampaikan oleh  Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Hestu Yoga Saksama dalam keterangan resmi, Sabtu (22/8).

Kemudian, keringanan angsuran pajak pengahsilan pasal 25 untuk semua wajib pajak ini  diberikan karena memperhatikan kondisi perekonomian pada saat  pandemi Covid-19 seperti ini dimana dapat terlihat masih rendahnya tingkat produksi dan penjualan dalam dunia usaha. Untuk para wajib pajak yang sebelumnya telah menyampaikan pemberitahuan pengurangan angsuran  pajaknya maka stimulus ini berlaku sejak masa pajak Juli 2020 sedangkan untuk wajib pajak yang lain, penurunan angsurannya mulai berlaku sejak pemberitahuan diterbitkan. Dan penurunan angsuran pajak ini dapat berlaku sampai dengan masa pajak Desember 2020.

Seluruh ketentuan teknis mengenai pemberian insentif potongan angsuran pajak penghasilan (PPh) pasal 25 diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 110/PMK.03/2020 yang berlaku pada 14 Agustus 2020.