Inilah Cara Menghitung Pajak Bumi dan Bangunan !!!

Pajak Bumi dan Bangunan adalah pajak yang dipungut setiap tahunnya oleh pemerintah kepada wajib pajak yang memiliki properti (tanah dan atau bangunan).

Inilah Cara Menghitung Pajak Bumi dan Bangunan !!!

Cara Menghitung Pajak Bumi dan Bangungan (PBB)

Pajak Bumi dan Bangunan adalah pajak yang dipungut setiap tahunnya oleh pemerintah kepada wajib pajak yang memiliki properti (tanah dan atau bangunan). Hal tersebut disahkan dengan Peraturan Menteri Keuangan No.208/PMK.07/2018. 

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dapat dibayarkan secara offline (datang ke Kantor Pos, bank yang ditentukan pemerintah,atau petugas pemungut pajak di kelurahan/kantor desa terkait), dan bisa juga dibayarkan secara Online melalui ATM / Internet dan mobile Banking. 

Sebagai Wajib Pajak, kita juga harus mengetahui bagaimana cara menghitung besaran pajak yang akan kita bayar, untuk itu kami akan membahas secara detail dan mudah cara menghitung Pajak Bumi dan Bangunan.

Untuk menghitung besaran Pajak Bumi dan Bangunan kita harus mengetahui komponen – komponen untuk menghitung PBB. Komponen tersebut terdiri dari :
 

NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) : 

(Luas Bangunan x Nilai Bangunan) + (Luas Tanah x Nilai Tanah)

NJOPTKP (Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak) :

NJOP – NJOPTKP  

(Setiap daerah nilai NJOPTKPnya berbeda, namun menurut Peraturan Menteri Keuangan nilai NJOPTKP tertinggi adalah sebesar 12.000.000)

 

NJKP (Nilai Jual Kena Pajak) : 

20% (Untuk nilai NJOP yang kurang dari Rp 1.000.000.000) dan 40% (untuk nilai NJOP yang lebih dari Rp 1.000.000.000)

 

Tarif Pajak Bumi dan Bangunan :

0,01% untuk NJOP dibawah Rp 200.000.000
0,1% untuk NJOP Rp 200.000.000 – Rp 2.000.000.000

0,2% untuk NJOP Rp 2.000.000.000 – Rp 10.000.000.000

0,3% untuk NJOP Rp 10.000.000.000 

Maksimal 0,5%

 

Perhitungan :

  1. NJOP = (Luas Bangunan x Nilai Bangunan) + (Luas Tanah x Nilai Bangunan)
  2. NJOP untuk perhitungan PBB = NJOP – NJOPTKP
  3. NJKP = 20% x NJOP perhitungan PBB
  4. PBB terutang = Tarif PBB x NJKP

Contoh Soal :

Lia memiliki rumah dengan luas tanah sebesar 100 m2 dan luas bangunan 60 m2, dan diketahui harga tanah adalah Rp 800.000 serta harga bangunan Rp 650.000 dan nilai NJOPTKP nya Rp 12.000.000, maka cara menghitung NJOP penghitungan PBB nya yaitu : 

  • Tanah : 100 m2 x Rp 800.000 = Rp 80.000.000
  • Bangunan : 60m2 x Rp 650.000 = Rp 39.000.000
  • Nilai NJOP : Rp 80.000.000 + 39.000.000 = Rp 119.000.000
  • NJOP untuk penghitungan PBB : Rp 119.000.000 – Rp 12.000.000 = Rp 107.000.000
  • NJKP : 20% x 107.000.000 = Rp 21.400.000
  • PBB terutang : 0,01% x 21.400.000 = Rp 2.140