Tidak Lagi Bekerja, Bagaimana Cara Lapor SPT Tahunan Orang Pribadi?

Di saat masa Pandemi COVID-19 sekarang ini, kita tentunya sebagai seorang Karyawan baik di Swasta maupun Negeri, tentu sudah merasakan apa dampaKnya, mulai dari kita bekerja dirumah, berkurangnya pendapatan keuangan, bahkan kita bisa di PHK kapanpun dari pekerjaan. Lantas bagimana kalau kita sudah tak lagi bekerja lagi.

Tidak Lagi Bekerja, Bagaimana Cara Lapor SPT Tahunan Orang Pribadi?
Sumber Foto : Klikpajak.id

Setiap karyawan yang statusnya sebagai wajib pajak, tentu wajib menyampaikan Surat Pemberitahuan  (SPT) Tahunan orang probadi setiap tahunnya. tapi bagaimana kalau sudah tidak lagi bekerja, bagaimana cara lapor SPT Tahunan orang pribadi?

Dalam pelaporan SPT Tahunan dapat dilakukan dengan cara mendatangi KPP atau online. Salah satu syaratny adalah dengan menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Namun, bagaimana jika orang tersebut tidak lagi bekerja atau mengundurkan diri dari pekerjaan alias resign? Walaupun mempunyai NPWP, apakah tetap harus lapor SPT Tahunan?

Pemilik NPWP Tetap Wajib Lapor SPT

Jika seseorang memutuskan untuk tidak lagi bekerja, otomatis penghasilan akan berhenti. Namun di sisi lain, seseorang yang sudah memiliki NPWP wajib lapor SPT orang pribadi secara teratur. Lantas, bagaimana cara melaporkan SPT pajaknya?

Perlu diingatan kembali bahwa dasar penetapan pembayaran pajak orang pribadi adalah ketika seorang tersebut masih dalam bekerja dan mempunyai penghasilan sendiri. Jadi, apabila seorang yang resign dari pekerjaanya serta tidak mempunyai penghasilan lagi maka terbebas dari pembayaran pajak.

Wajib pajak yang tidak memiliki penghasilan lagi wajib melaorkan SPT Nihil. Artinya penghasilan yang didapatkan oleh wajib pajak tersebut kurang dari Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

Cara lapor SPT Tahunan orang peribadi yang berstatus nihil hampir sama dengan orang yang lapor SPT pada umumnya. Anda dapat melaporkannya secara online kepada Mitra resmi Direktorat Jendral Pajak (DJP) seperti layanan Pajak.co.id, klikpajak.id dan lain sejenisnya.

Direktorat Jendral Pajak (DJP) menegaskan, jika kemudian tidak ada lagi penghasilan atai di bawah PTKP, tetap wajib lapor SPT (nihil). Selanjutnya WP bisa meminta ke KPP (Kantor Pelayanan Pajak) untuk ditetapkan status NE (Non Efektif), sehingga tidak ada kewajiba lapor SPT lagi.

Bisa Ajukan Hapus NPWP

Bagi siapapun yang sudah tak lagi bekerja dan tidak memiliki penhasilan tetap maka boleh mengajuhkan penghapusan NPWP dan mengganti status wajib pajak.

Berdasarkan Peraturan DJP No. 20 Tahun 2013 tentang NPWP, seseorang yang sudah mengajuhkan penghapusan NPWP makan tidak lagi lapor SPT Tahunan orang pribadi.

Akan tetapi, bagi seorang perempuan yang sudah menikah, kewajiban pajak lainnya akan diikutsertakan pada SPT pajak suaminya

Cara Menghapus NPWP

Meghapus NPWP tidak bisa dilakukan secara sembarang akan tetapi ada 3 kategori yang ditetapkan ketika seorang akan menghapus NPWP, yaitu:

1. Wajib pajak telah meninggal dunia dan dibuktikan dengan akta kematian

2. Wajib pajak tersebut pindah warga negara

3. Ketika seorang menikah dan tidak bekerja

Pemohonan penghapusan NPWP dilakukan oleh orang yang bersangkutan dengan menggunakan formulir penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Penghapusan NPWP ini dapat dilakukan secara online atau dengan mendatangi KPP terdekat.